27.8 C
Palu
07/12/2022
Advokasi

Gubernur Sulteng Dukung Keluarga Korban Penembakan di Parimo Dapatkan Keadilan

Pihak keluarga Erfaldi, korban penembakan di Desa Khatulistiwa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendatangi kediaman Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura di Jalan Mohamad Yamin, Kota Palu pada Rabu (27/7/2022).

Rosmawati, orang tua Erfaldi di hadapan Gubernur Rusdy Mastura meminta dukungan atas proses hukum yang sedang dihadapi.

Gubernur Rusdy Mastura mendukung langkah hukum yang diambil keluarga Erfaldi, korban penembakan pada demonstrasi di Desa Katulistiwa pada 13 Februari 2022 silam.

Di hadapan gubernur, keluarga korban melaporkan perkembangan terakhir kasus tersebut. Kasusnya masih P-19. Masih harus ada perbaikan berkas, sehingga dokumen dari kejaksaan dikembalikan lagi ke Polres Parimo.

Keluarga korban mengkhawatirkan kasus ini akan mengendap jika tidak ada dorongan dari banyak pihak untuk menuntaskan kasusnya.

Rosmawati bersama putrinya, Ervina didampingi Sekjen SKP HAM, Nurlaela Lamasitudju, AJI Palu dan psikolog dan pengacara Adi Prianto.

Menanggapi permintaan keluarga korban tersebut, gubernur memberi perhatian besar pada kasus yang menimpa Rosmawati dan keluarganya.

Dia mengatakan dukungannya secara penuh pada keluarga korban untuk mendapatkan keadilan.

Sekjen SKP HAM, Nurlela Lamasitudju mengatakan, saat ini tim advokasi kasus penembakan Erfaldi telah menyiapkan pengacara yang akan mendampingi keluarga korban dalam kasus tersebut. Pihak keluarga memercayakan Adi Prianto sebagai penasehat hukum. LAH

Sumber: Sulteng Terkini

Tulisan terkait

Sosialisasi Program Rekonstruksi Berbasis Komunitas

Desmayanto

Earthquake and Tsunami a Deadly Blow to Indonesia’s Human Rights Movement

SKP-HAM Sulteng

Proses Penanganan Masalah Air Desa Soulowe

Rini Lestari

Tinggalkan Komentar